Pages

Tuesday, June 03, 2014

Resume Dhammadesana Romo Pandita Jayana

Percakapan antara romo dan pasiennya (non-Buddhis) ketika Waisak, tanggal 15 Mei 2014 lalu.

Apakah umat Buddha menyembah berhala?
Menyembah berhala itu adalah memuja untuk meminta-minta kepada sesuatu, bisa patung, keris, batu, bulan, matahari. Yang diminta bisa kekayaan, keselamatan, umur panjang, dan lain-lain.
 
Bila umat Buddha bersujud 3x di depan arca Buddha, artinya menghormat kepada Buddha sebagai guru, Dhamma Ajaran yang ditemukan-Nya, dan Sangha perkumpulan para murid-Nya yang mencapai kesucian.

Apa beda klenteng dan vihara?
Klenteng adalah tempat ibadah para keturunan Tionghoa, yang memeluk Taois, Konghucu dan Buddhis.

Sedangkan vihara dikhususkan untuk umat Buddha, tanpa mengenal latar belakang kesukuan, etnis, dan sebagainya.

Lalu umat Buddha menyembah ke siapa?
Ajaran Buddha beda dengan agama lain. Di dalam agama Buddha, kita tidak pernah meminta-minta. Umat Buddha melakukan membaca paritta, yang berisi sabda Buddha dan terjemahkan maknanya.

Apakah di dalam agama Buddha mengenal Adam-Hawa?
Di dalam agama Buddha tidak mengenal manusia pertama. Konsep agama lain, Tuhan menciptakan bumi dan semesta. Sampe hari ke-7 menciptakan manusia, Adam-Hawa. (Lihat di Aganna Sutta tentang konsep proses evolusi dunia menurut agama Buddha).
Di dalam agama Buddha dikenal hukum-hukum alam yang disebut Panca Niyama Dhamma:
  1. Utu Niyama berhubungan dengan musim, termasuk munculnya bumi, bulan, semesta. 
  2. Bija Niyama hukum biologis yang mengatur tumbuh2an; termasuk rasa manis, asem, dan sebagainya.
  3. Kamma Niyama hukum sebab akibat perbuatan.
  4. Dhamma Niyama hukum keseimbangan, listrik, gravitasi.
  5. Citta Niyama hukum pikiran, seperti bisa melihat pikiran orang lain, dapat melihat masa lalu

Apa arti Buddha?

Ada 4 jenis Buddha: 
  1. Sammasambuddha, seseorang yang mencapai kesempurnaan sempurna, atas usaha sendiri tanpa pemberian/petunjuk orang lain, untuk kesejahteraan banyak pihak.
  2. Pacceka Buddha, orang yang mencapai kesempurnaan, atas usaha sendiri tapi tidak dapat mengajarkan ajaran-Nya.
  3. Sutta Buddha, orang yang mencapai kebijaksanaan atas bimbingan dan ajaran dari Sang Buddha langsung.
  4. Savaka Buddha, tiap orang yang dapat realisasi kesempurnaan, meski Sang Buddha sudah parinibbana, selama dapat menjalankan ajaran-Nya.

Apakah dalam Ajaran Buddha ada Surga-Neraka?

Sang Buddha dengan kebijaksanaan sempurna mampu melihat ada 31 alam kehidupan. 4 alam sengsara (neraka), ke-5 alam manusia, dari alam ke-6 31 adalah alam bahagia (surga). Manusia sendiri yang menentukan/mengatur berdasarkan perbuatannya baik atau buruk, bukan diatur oleh orang atau pihak lain.

Apakah agama Buddha percaya pada Tuhan?
Percaya. Akan tetapi konsep Buddhis beda. Tuhan dalam agama Buddha adalah tujuan akhir. Yaitu mencapai keadaan, di mana suatu saat nanti, kita tidak akan lahir, tidak mati, tidak terbentuk, tidak terkondisi. Yang disebut Nibbana, atau Nirwana dalam bahasa Sanskerta. Pencapaian tersebut tanpa bantuan orang lain, harus dicapai oleh usaha diri sendiri.

Apa tujuan akhir umat Buddha?
Bukan mencapai surga, tapi mencapai Nibbana. Tanpa mula tanpa akhir. Tidak lahir, tidak sakit, tidak tua, tidak mati.


Penceramah: Romo Pandita Jayana (Minggu, 01 Juni 2014)  
Resume ceramah oleh Aldo Sinatra

No comments:

 

Blogger news

Blogroll

About